Cara kerjanya tidak seperti penghapus papan tulis, yang menyapu kumpulan kapur pada permukaan mulus. Kertas tidak semulus papan tulis dan goresan pensil tidak pada permukaannya; sebagian besar tertanam di antara serat-serat kertas.
Apabila kita memperhatikan goresan pensil di bawah mikroskop, kita akan melihat bahwa goresan itu tidak bersambung mulus; ia terbentuk atas partikel-partikel hitam sendiri-sendiri, berukuran sekitar satu per beberapa ribu milimeter, yang melekat ke serat-serat kertas dan seperti merangkul serat-serat itu dengan kuat. Tugas karet penghapus adalah melepaskan partikel-partikel sangat kecil itu. Itu mampu diperbuatnya karena: (a) karet penghapus cukup luwes untuk menjangkau tempat-tempat di antara serat-serat dan (b) karet penghapus cukup lengket untuk mencengkeram partikel-partikel hitam kemudian menarik mereka ke luar. Baca selebihnya »















