<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Poetry Caiank Ai Celalu</title>
	<atom:link href="http://poe3lucky.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://poe3lucky.wordpress.com</link>
	<description>Who Picture Is It???????????</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Nov 2011 17:50:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='poe3lucky.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/930a22c44a1966a6b8a0cab8d7d4b57a?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Poetry Caiank Ai Celalu</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://poe3lucky.wordpress.com/osd.xml" title="Poetry Caiank Ai Celalu" />
	<atom:link rel='hub' href='http://poe3lucky.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>TERMODINAMIKA</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/26/termodinamika/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/26/termodinamika/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 04:12:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKSAK]]></category>
		<category><![CDATA[FISIKA]]></category>
		<category><![CDATA[ipa]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[FLUIDA]]></category>
		<category><![CDATA[TERMODINAMIKA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Termodinamika (bahasa Yunani: thermos = &#8216;panas&#8217; and dynamic = &#8216;perubahan&#8217;) adalah fisika energi , panas, kerja, entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika statistik di mana banyak hubungan termodinamika berasal. Pada sistem di mana terjadi proses perubahan wujud atau pertukaran energi, termodinamika klasik tidak berhubungan dengan kinetika reaksi (kecepatan suatu proses reaksi berlangsung). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=131&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ffcc00;">Termodinamika (bahasa Yunani: thermos = &#8216;panas&#8217; and dynamic = &#8216;perubahan&#8217;) adalah fisika energi , panas, kerja, entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika statistik di mana banyak hubungan termodinamika berasal.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Pada sistem di mana terjadi proses perubahan wujud atau pertukaran energi, termodinamika klasik tidak berhubungan dengan kinetika reaksi (kecepatan suatu proses reaksi berlangsung). Karena alasan ini, penggunaan istilah &#8220;termodinamika&#8221; biasanya merujuk pada termodinamika setimbang. Dengan hubungan ini, konsep utama dalam termodinamika adalah proses kuasistatik, yang diidealkan, proses &#8220;super pelan&#8221;. Proses termodinamika bergantung-waktu dipelajari dalam termodinamika tak-setimbang.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Karena termodinamika tidak berhubungan dengan konsep waktu, telah diusulkan bahwa termodinamika setimbang seharusnya dinamakan termostatik.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Hukum termodinamika kebenarannya sangat umum, dan hukum-hukum ini tidak bergantung kepada rincian dari interaksi atau sistem yang diteliti. Ini berarti mereka dapat diterapkan ke sistem di mana seseorang tidak tahu apa pun kecual perimbangan transfer energi dan wujud di antara mereka dan lingkungan. Contohnya termasuk perkiraan Einstein tentang emisi spontan dalam abad ke-20 dan riset sekarang ini tentang termodinamika benda hitam.</span></p>
<p><span style="color:#ffcc00;">Konsep dasar dalam termodinamika</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span id="more-131"></span><span style="color:#ffcc00;">Pengabstrakan dasar atas termodinamika adalah pembagian dunia menjadi sistem dibatasi oleh kenyataan atau ideal dari batasan. Sistem yang tidak termasuk dalam pertimbangan digolongkan sebagai lingkungan. Dan pembagian sistem menjadi subsistem masih mungkin terjadi, atau membentuk beberapa sistem menjadi sistem yang lebih besar. Biasanya sistem dapat diberikan keadaan yang dirinci dengan jelas yang dapat diuraikan menjadi beberapa parameter.</span></p>
<p><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Sistem termodinamika</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Sistem termodinamika adalah bagian dari jagat raya yang diperhitungkan. Sebuah batasan yang nyata atau imajinasi memisahkan sistem dengan jagat raya, yang disebut lingkungan. Klasifikasi sistem termodinamika berdasarkan pada sifat batas sistem-lingkungan dan perpindahan materi, kalor dan entropi antara sistem dan lingkungan.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Ada tiga jenis sistem berdasarkan jenis pertukaran yang terjadi antara sistem dan lingkungan:</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">sistem terisolasi: tak terjadi pertukaran panas, benda atau kerja dengan lingkungan. Contoh dari sistem terisolasi adalah wadah terisolasi, seperti tabung gas terisolasi.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">sistem tertutup: terjadi pertukaran energi (panas dan kerja) tetapi tidak terjadi pertukaran benda dengan lingkungan. Rumah hijau adalah contoh dari sistem tertutup di mana terjadi pertukaran panas tetapi tidak terjadi pertukaran kerja dengan lingkungan. Apakah suatu sistem terjadi pertukaran panas, kerja atau keduanya biasanya dipertimbangkan sebagai sifat pembatasnya: </span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">pembatas adiabatik: tidak memperbolehkan pertukaran panas.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">pembatas rigid: tidak memperbolehkan pertukaran kerja.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">sistem terbuka: terjadi pertukaran energi (panas dan kerja) dan benda dengan lingkungannya. Sebuah pembatas memperbolehkan pertukaran benda disebut permeabel. Samudra merupakan contoh dari sistem terbuka.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Dalam kenyataan, sebuah sistem tidak dapat terisolasi sepenuhnya dari lingkungan, karena pasti ada terjadi sedikit pencampuran, meskipun hanya penerimaan sedikit penarikan gravitasi. Dalam analisis sistem terisolasi, energi yang masuk ke sistem sama dengan energi yang keluar dari sistem.</span></p>
<p><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Keadaan termodinamika</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Ketika sistem dalam keadaan seimbang dalam kondisi yang ditentukan, ini disebut dalam keadaan pasti (atau keadaan sistem).</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Untuk keadaan termodinamika tertentu, banyak sifat dari sistem dispesifikasikan. Properti yang tidak tergantung dengan jalur di mana sistem itu membentuk keadaan tersebut, disebut fungsi keadaan dari sistem. Bagian selanjutnya dalam seksi ini hanya mempertimbangkan properti, yang merupakan fungsi keadaan.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Jumlah properti minimal yang harus dispesifikasikan untuk menjelaskan keadaan dari sistem tertentu ditentukan oleh Hukum fase Gibbs. Biasanya seseorang berhadapan dengan properti sistem yang lebih besar, dari jumlah minimal tersebut.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Pengembangan hubungan antara properti dari keadaan yang berlainan dimungkinkan. Persamaan keadaan adalah contoh dari hubungan tersebut.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ffcc00;">Hukum-hukum Dasar Termodinamika</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Terdapat empat Hukum Dasar yang berlaku di dalam sistem termodinamika, yaitu:</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Hukum Awal (Zeroth Law) Termodinamika</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Hukum ini menyatakan bahwa dua sistem dalam keadaan setimbang dengan sistem ketiga, maka ketiganya dalam saling setimbang satu dengan lainnya.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Hukum Pertama Termodinamika</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Hukum kedua Termodinamika</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu, mendekati nilai maksimumnya.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Hukum ketiga Termodinamika</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;">Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol.</span><span style="color:#ffcc00;"><br />
</span><span style="color:#ffcc00;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=131&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/26/termodinamika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3 bulan adalah impian yg hanya sebagai hayalan belaka</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/26/3-bulan-adalah-impian-yg-hanya-sebagai-hayalan-belaka/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/26/3-bulan-adalah-impian-yg-hanya-sebagai-hayalan-belaka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:49:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[CINTA]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan terindah]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[putri selalu cyank randa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[hari ini adalah tepat 3 bulan ak bersama dy.. seandainya waktu tidak memutuskan qta.. pasti hari ini adalah hari terindah.. terutama buad aku yg sangat cyank m dy&#8230; ak g tw.. ak g pernah cyank sma org seperi ini.. ak bener&#8221; cyank u&#8230;. ak harap suatu saat nanti qta akan kembali bersama lagi.. ILYSM Randa&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=125&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ff00ff;">hari ini adalah tepat 3 bulan ak bersama dy..</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">seandainya waktu tidak memutuskan qta..</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">pasti hari ini adalah hari terindah..</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">terutama buad aku yg sangat cyank m dy&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">ak g tw..</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">ak g pernah cyank sma org seperi ini..</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">ak bener&#8221; cyank u&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">ak harap suatu saat nanti qta akan kembali bersama lagi..</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">ILYSM Randa&#8230; </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=125&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/26/3-bulan-adalah-impian-yg-hanya-sebagai-hayalan-belaka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pikiran Seorang Poetry</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/pikiran-seorang-poetry/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/pikiran-seorang-poetry/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 05:40:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[CINTA]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan kelas]]></category>
		<category><![CDATA[unas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Habiz nui ak akan memasuki masa-masa sulit.. Yang pertama tanggal 28 juni besuk aku ultah yang ke 17 (sweet seventeen gtu).. Hehehe&#8230; Yang kedua aku habiz gini udah kelaz tiga&#8230; Aduh.. Aku takut waktu UAS besuk aku gak naik kelaz.. Tyuz biz gitu gak lulus waktu UNAS&#8230; Mati aku.. Ya Allah bantu aku.. Bantu aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=120&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Habiz nui ak akan memasuki masa-masa sulit..</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Yang pertama tanggal 28 juni besuk aku ultah yang ke 17 (sweet seventeen gtu)..</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Hehehe&#8230;</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Yang kedua aku habiz gini udah kelaz tiga&#8230;</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Aduh..</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Aku takut waktu UAS besuk aku gak naik kelaz..</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Tyuz biz gitu gak lulus waktu UNAS&#8230;</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Mati aku..</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Ya Allah bantu aku..</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Bantu aku dalam menghadapi cmuanya..</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Bantu aku untuk bisa membahagiakan orang tuaku..</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Disamping dengan cmua beban pikiran ini aku juga lage menunggu seseorang yang aku caiank&#8230;</span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span style="color:#ffff00;">Aku harap aku dan dia akan kembali seperti dahulu kala&#8230;. </span></span></p>
<p><span style="color:#ffff00;">Amien&#8230;</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=120&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/pikiran-seorang-poetry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LOGIKA MATEMATIKA</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/logika-matematika/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/logika-matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 04:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKSAK]]></category>
		<category><![CDATA[ipa]]></category>
		<category><![CDATA[MATEMATIKA]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Logika matematika adalah cabang logika dan matematika yang mengandung kajian matematis logika dan aplikasi kajian ini pada bidang-bidang lain di luar matematika. Logika matematika berhubungan erat dengan ilmu komputer dan logika filosofis. Tema utama dalam logika matematika antara lain adalah kekuatan ekspresif dari logika formal dan kekuatan deduktif dari sistem pembuktian formal. Logika matematika sering [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=110&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#cc99ff;">Logika matematika adalah cabang logika dan matematika yang mengandung kajian matematis logika dan aplikasi kajian ini pada bidang-bidang lain di luar matematika. Logika matematika berhubungan erat dengan ilmu komputer dan logika filosofis. Tema utama dalam logika matematika antara lain adalah kekuatan ekspresif dari logika formal dan kekuatan deduktif dari sistem pembuktian formal. Logika matematika sering dibagi ke dalam cabang-cabang dari teori himpunan, teori model, teori rekursi, teori pembuktian, serta matematika konstruktif. Bidang-bidang ini memiliki hasil dasar logika yang serupa. dalam pembelajaran logika matematika dipelajari tentang: 1. pernyataan (kalimat tertutup) adalah suatu kalimat yang mempunyai nilai benar saja atau salah saja tidak sekaligus bernilai benar dan salah dan kalimat terbuka adalah suatu kalimat yang belum dapat ditentukan nilai kebenarannya ( benar atau salah). 2. pernyataan berkuantor adalah pernyataan yang memuat ukuran kuantitas dan jumlah seperti semua, setiap, tanpa kecuali, ada, beberapa dan sebagainya. 3. pernyataan majemuk adalah suatu pernyataan yang dibentuk dari beberapa pernyataan tunggal dengan menggunakan kata hubung logika, seperti dan, atau, jika &#8230;.maka&#8230;., &#8230;.jika dan hanya jika&#8230;. a. konjungsi adalah pernyataan majemuk yang dihubungkan kata &#8221; dan&#8221; dengan simbul ^ . nilai kebenaran p ^ q ditentukan sebagai berikut: &#8211; p ^ q benar jika p benar dan q benar &#8211; p ^ q salah, jika salah satu salah atau jika dua &#8211; duanya salah b. disjungsi adalah pernyataan majemuk yang dihubungkan kata &#8221; atau&#8221; dengan simbul v . nilai kebenaran p v q ditentukan sebagai berikut: &#8211; p v q benar jika p benar dan q benar atau salah satunya benar &#8211; p v q salah, jika dua &#8211; duanya salah c. implikasi adalah pernyataan majemuk yang dihubungkan kata &#8221; jika &#8230;. maka&#8230;.&#8221; dengan simbul &#8220;panah satu arah kiri . d. bimplikasi adalah pernyataan majemuk yang dihubungkan kata &#8221; &#8230;jika dan hanya jika&#8230;.&#8221; dengan simbul &#8220;panah dua arah kiri .</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=110&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/logika-matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LARUTAN PENYANGGA (BUFFER)</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/larutan-penyangga-buffer/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/larutan-penyangga-buffer/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 03:34:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKSAK]]></category>
		<category><![CDATA[ipa]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[KIMIA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Larutan penyangga, larutan dapar, atau buffer adalah larutan yang digunakan untuk mempertahankan nilai pH tertentu agar tidak banyak berubah selama reaksi kimia berlangsung. Sifat yang khas dari larutan penyangga ini adalah pH-nya hanya berubah sedikit dengan pemberian sedikit asam kuat atau basa kuat. Larutan penyangga tersusun dari asam lemah dengan basa konjugatnya atau oleh basa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=105&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color:#ff99cc;">Larutan penyangga</span></strong><span style="color:#ff99cc;">, </span><strong><span style="color:#ff99cc;">larutan dapar</span></strong><span style="color:#ff99cc;">, atau </span><em><strong><span style="color:#ff99cc;">buffer</span></strong></em><span style="color:#ff99cc;"> adalah </span><a title="Larutan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Larutan"><span style="color:#ff99cc;">larutan</span></a><span style="color:#ff99cc;"> yang digunakan untuk mempertahankan nilai </span><a title="PH" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PH"><span style="color:#ff99cc;">pH</span></a><span style="color:#ff99cc;"> tertentu agar tidak banyak berubah selama </span><a title="Reaksi kimia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Reaksi_kimia"><span style="color:#ff99cc;">reaksi kimia</span></a><span style="color:#ff99cc;"> berlangsung. Sifat yang khas dari larutan penyangga ini adalah pH-nya hanya berubah sedikit dengan pemberian sedikit asam kuat atau basa kuat.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Larutan penyangga tersusun dari </span><a title="Asam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asam"><span style="color:#ff99cc;">asam</span></a><span style="color:#ff99cc;"> lemah dengan </span><a title="Basa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Basa"><span style="color:#ff99cc;">basa</span></a><span style="color:#ff99cc;"> </span><a title="Konjugat (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konjugat&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:#ff99cc;">konjugatnya</span></a><span style="color:#ff99cc;"> atau oleh basa lemah dengan asam konjugatnya. Reaksi di antara kedua komponen penyusun ini disebut sebagai reaksi asam-basa konjugasi.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Secara umum, larutan penyangga digambarkan sebagai campuran yang terdiri dari:</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<ol><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<li><span style="color:#ff99cc;">Asam lemah (HA) dan basa konjugasinya (ion A-), campuran ini menghasilkan larutan bersifat asam.</span></li>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<li><span style="color:#ff99cc;">Basa lemah (B) dan basa konjugasinya (BH+), campuran ini menghasilkan larutan bersifat basa.</span></li>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></ol>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Komponen larutan penyangga terbagi menjadi:<span id="more-105"></span></span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">1. Larutan penyangga yang bersifat asam</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Larutan ini mempertahankan pH pada daerah asam (pH &lt; 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari asam lemah dan garamnya yang merupakan basa konjugasi dari asamnya. Adapun cara lainnya yaitu mencampurkan suatu asam lemah dengan suatu basa kuat dimana asam lemahnya dicampurkan dalam jumlah berlebih. Campuran akan menghasilkan garam yang mengandung basa konjugasi dari asam lemah yang bersangkutan. Pada umumnya basa kuat yang digunakan seperti natrium, kalium, barium, kalsium, dan lain-lain.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">2. Larutan penyangga yang bersifat basa</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Larutan ini mempertahankan pH pada daerah basa (pH &gt; 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari basa lemah dan garam, yang garamnya berasal dari asam kuat. Adapun cara lainnya yaitu dengan mencampurkan suatu basa lemah dengan suatu asam kuat dimana basa lemahnya dicampurkan berlebih.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Larutan penyangga mengandung komponen asam dan basa dengan asam dan basa konjugasinya, sehingga dapat mengikatbaik ion H+ maupun ion OH-. Sehingga penambahan sedikit asam kuat atau basa kuat tidak mengubah pH-nya secara signifikan. Berikut ini cara kerja larutan penyangga:</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">1. Larutan penyangga asam</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Adapun cara kerjanya dapat dilihat pada larutan penyangga yang mengandung CH3COOH dan CH3COO- yang mengalami kesetimbangan. Dengan proses sebagai berikut:</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Pada penambahan asam Penambahan asam (H+) akan menggeser kesetimbangan ke kiri. Dimana ion H+ yang ditambahkan akan bereaksi dengan ion CH3COO- membentuk molekul CH3COOH.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">CH3COO-(aq) + H+(aq) → CH3COOH(aq)</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Pada penambahan basa Jika yang ditambahkan adalah suatu basa, maka ion OH- dari basa itu akan bereaksi dengan ion H+ membentuk air. Hal ini akan menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan sehingga konsentrasi ion H+ dapat dipertahankan. Jadi, penambahan basa menyebabkan berkurangnya komponen asam (CH3COOH), bukan ion H+. Basa yang ditambahkan tersebut bereaksi dengan asam CH3COOH membentuk ion CH3COO- dan air.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">CH3COOH(aq) + OH-(aq) → CH3COO-(aq) + H2O(l)</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">2. Larutan penyangga basa</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Adapun cara kerjanya dapat dilihat pada larutan penyangga yang mengandung NH3 dan NH4+ yang mengalami kesetimbangan. Dengan proses sebagai berikut:</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Pada penambahan asam Jika ditambahkan suatu asam, maka ion H+ dari asam akan mengikat ion OH-. Hal tersebut menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan, sehingga konsentrasi ion OH- dapat dipertahankan. Disamping itu penambahan ini menyebabkan berkurangnya komponen basa (NH3), bukannya ion OH-. Asam yang ditambahkan bereaksi dengan basa NH3 membentuk ion NH4+.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">NH3 (aq) + H+(aq) → NH4+ (aq)</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Pada penambahan basa Jika yang ditambahkan adalah suatu basa, maka kesetimbangan bergeser ke kiri, sehingga konsentrasi ion OH- dapat dipertahankan. Basa yang ditambahkan itu bereaksi dengan komponen asam (NH4+), membentuk komponen basa (NH3) dan air.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">NH4+ (aq) + OH-(aq) → NH3 (aq) + H2O(l)</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">1. Larutan penyangga asam</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Dapat digunakan tetapan ionisasi dalam menentukan konsentrasi ion H+ dalam suatu larutan dengan rumus berikut:</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">[H+] = Ka x a/g atau pH = p Ka &#8211; log a/g</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">dengan, Ka = tetapan ionisasi asam lemah</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<pre><span style="color:#ff99cc;">              a  = jumlah mol asam lemah
              g  = jumlah mol basa konjugasi
</span></pre>
<p><span style="color:#ff99cc;">2. Larutan penyangga basa</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Dapat digunakan tetapan ionisasi dalam menentukan konsentrasi ion H+ dalam suatu larutan dengan rumus berikut:</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">[OH-] = Kb x b/g atau pH = p Kb &#8211; log b/g</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">dengan, Kb = tetapan ionisasi basa lemah</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"> </span><span style="color:#ff99cc;">Adanya larutan penyangga ini dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat-obatan, fotografi, industri kulit dan zat warna. Selain aplikasi tersebut, terdapat fungsi penerapan konsep larutan penyangga ini dalam tubuh manusia seperti pada cairan tubuh. Cairan tubuh ini bisa dalam cairan intrasel maupun cairan ekstrasel. Dimana sistem penyangga utama dalam cairan intraselnya seperti H2PO4- dan HPO42- yang dapat bereaksi dengan suatu asam dan basa. Adapun sistem penyangga tersebut, dapat menjaga pH darah yang hampir konstan yaitu sekitar 7,4. Selain itu penerapan larutan penyangga ini dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat tetes mata.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=105&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/larutan-penyangga-buffer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGUPAS HEWAN AVERTEBRATA</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/mengupas-hewan-avertebrata/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/mengupas-hewan-avertebrata/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 03:19:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKSAK]]></category>
		<category><![CDATA[ipa]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[hewan arvetrebata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[1. Taksonomi adalah studi teoretis tentang pengkasifikasian atau penggolongan suatu organisme, termasuk dasar-dasar, prinsip-prinsip, prosedur, dan aturan-aturannya. Urutan tingkatan takson adalah, Kingdom, Filum, Kelas, Ordo, Familia, Genus, dan Spesies. 2. Klasifikasi hewan didefinisikan sebagai penggolongan hewan ke dalam kelompok tertentu berdasarkan kekerabatannya, yaitu yang berhubungan dengan kontiguitas (kontak), kemiripan, atau keduanya. Klasifikasi dapat berdasarkan hubungan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=106&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ffff;">1. Taksonomi adalah studi teoretis tentang pengkasifikasian atau penggolongan suatu organisme, termasuk dasar-dasar, prinsip-prinsip, prosedur, dan aturan-aturannya. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Urutan tingkatan takson adalah, Kingdom, Filum, Kelas, Ordo, Familia, Genus, dan Spesies.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 2. Klasifikasi hewan didefinisikan sebagai penggolongan hewan ke dalam kelompok tertentu berdasarkan kekerabatannya, yaitu yang berhubungan dengan kontiguitas (kontak), kemiripan, atau keduanya. Klasifikasi dapat berdasarkan hubungan evolusi, habitat, dan cara hidupnya.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 3. Sistematika didefinisikan sebagai studi ilmiah tentang jenis-jenis dan keanekaragaman organisme dan semua kekerabatan di antara organisme tersebut.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 4. Keberhasilan reproduksi ditentukan oleh adaptasi tingkah laku, morfologi, atau fisiologi, baik secara langsung atau tidak langsung.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 5. Reproduksi pada avertebrata dapat secara seksual atau aseksual. Reproduksi seksual selalu mengikutkan penyatuan materi genetik dari dua genom. Sedangkan reproduksi aseksual adalah reproduksi tanpa terjadinya pembuahan.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 6. Pembuahan pada hewan Avertebrata dapat terjadi secara internal (di dalam tubuh) atau eksternal (di luar tubuh).<span id="more-106"></span></span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 7. Larva sebagian besar hewan avertebrata bersifat lesitotrofik dan sebagian planktotrofik.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 8. Penyebaran larva dari hewan avertebrata yang hidup di perairan tergantung dari berapa lama hewan tersebut dapat mempertahankan thhapan larva dan kecepatan serta arah arus air tempat larva tersebut hidup.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> protozoa, porifera, dan Placozoa</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Protozoa merupakan hewan bersel tunggal yang berukuran mikroskopis dan bersifat eukariotik. selain berperan penting sebagai produsen dan dekomposer dalam rantai makanan, protozoa juga oapat menyebabkan penyakit ganas pada manusia dan ternak. Reproduksi pada protozoa dapat dilakukan secara seksual maupun aseksual yang meliputi pembelahan biner (blnary lission), pembelahan jamak (multiple fission). pertunasan (budding), dan plasmotomi. Filum Protozoa terdiri atas Subfilum Sarcomastigophora yang berflagela, Sarcodina yang memiliki pseudopodia, sporozoa yang mampu membentuk spora dan o1no1nnyu bersifat parasit, serta Ciliophora yang tubuhnya dikelilingi oleh cilia. Subfilum Sarcodina terbagi menjadi empat kelas utama yaitu Amoebida, Foraminifera, Heliozoa dan Radiolaria.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Filum Porifera tersusun atas hewan-hewan multiseluler primitif yang disebut dengan istilah sepon. Rangka tubuh sepon tersusun atas spikula yang bervariasi bentuknya dan penting sebagai karakter untukldentifikasi dan tclasiRkasi’ Reproduksi pada sepon dapat dilakukan secara aseksual maupun seksual. Sepon bersimbiosis mutualistik dengan Cyanobacteria di mana sepon menyediakan ruangan.bagi Cyanobacteria dan sebaliknya Cyanobacteriu menyediakan oksigen dan nutrien bagi sepon. Porifera tersusun atas kelas Calcarea (sepon sejati, Hexactinelida (sepon gelas), Sclerospongiae, dan Demospongiae,</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Filum Placozoa merupakan hewan multislluler yang memiliki bentuk seperti sepon, Tubuh terdiri dari dua lapis sel tanpa organisani yang jelas’ Anggota filum ini hanya satu jenis yang diketahui yaituTrichoplax adhaerens dan hidup di laut.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Radiata: Cnidaria dan Ctenophora</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 1. Radiata adalah kelompok hewan yang simetri tubuhnya radial dan memiliki lapisan lembaga yang diploblastik (filum Cnidaria) dan triplobalastik (filum Ctenophora).</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 2. Cnidaria memiliki mulut yang merupakan satu-satunya lubang menuju ke system digesti sehingga hewan-hewan anggota kelompok ini disebut hewan yang bersistem pencernaan tak sempurna. Sistem digesti Cnidaria berbentuk kantung dan biasa disebut selenteron atau rongga gastrovaskuler. Di rongga usus ini, makanan dicerna secara ekstraseluler.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 3. Tentakel yang mengelilingi lubang mulut Cnidaria dilengkapi dengan sejumlah sel-sel alat sengat yang disebut nematosis untuk pemangsaan.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 4. Filum Cnidaria terdiri atas 4 kelas, ialah Scyphozoa, Cubozoa, Hydrozoa, dan Anthozoa.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 5. Dalam daur hidupnya, Cnidaria mengalami metagenesis (pergantian generasi) antara bentuk polip dan bentuk medusa. Pada kelas Scyphozoa dan Cubozoa, bentuk medusa adalah stadium yang utama. Sebaliknya, pada Hydrozoa dan Anthozoa, bentuk polip adalah stadium yang utama; bahkan bentuk medusa tidak dikenal pada Anthozoa.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 6. Reproduksi pada hewan Cnidaria dapat melalui cara aseksual (biasanya dengan tunas) dan cara seksual (pembuahan gamet betina oleh gamet jantan).</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 7. Pada medusa Scyphozoa, gonad berkembang di jaringan gastrodermis. Setelah pembuahan, Scyphozoa mengalami 5 stadium dalam daur hidupnya, ialah planula, skifistoma, strobila, efira, dan medusa. Daur hidup pada Cubozoa mirip Scyphozoa, tetapi stadium strobila (dan tentu saja efira) tidak dilaluinya. Skifistoma dari Cubozoa dapat bertunas untuk memperoleh polip baru atau langsung bermetamorfosis menjadi medusa baru.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 8. Mulut dari medusa Hydrozoa disebut manubrium. Lubang mulutnya ditopang oleh velum, suatu jaringan yang berupa membran.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 9, Jaringan otot Cnidaria terdapat di lapisan mesoglea. Kontraksi otot di jaringan tersebut menyebabkan hewan ini bergerak.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> l0.Berbeda dari Cnidaria, pada Ctenophora tidak dijumpai polimorfisme dan spesies yang berkoloni. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Juga, pada setiap sel tubuh Ctenophora dijumpai dua atau lebih silia. Hewan Ctenophora ini bergerak dengan bantuan silia berbentuk barisan sisir-sisir sepanjang poros oral-aboral, dan umumnya berjumlah 8 lajur.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 11.Sistem digesti Ctenophora sudah sempurna. Berbeda dari Cnidaria, tentakel Ctenophora yang hanya sepasang ini, dipenuhi oleh sel-sel koloblas.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 12.Tidak seperti Cnidaria yang diesis, pada umumnya Ctenophora adalah hewan yang hermafrodit simultan, walaupun ada beberapa anggotanya yang melakukan reproduksi secara aseksual (biasanya melalui fragmentasi).</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Acoelomata: Platyhelminthes</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> l. Filum Platyhelminthes adalah sebuah takson dari kelompok cacing yang betubuh pipih, tidak berongga, triploblastik, dan bersimentri bilateral. Filum ini terdiri atas 3 kelas, ialah Turbellaria, Cestoda, dan Trematoda. Sekitar 80% dari spesies cacing Platyhelminthes bersifat parasitik.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 2. Cacing Platyhelminthes tidak memiliki saluran pencernaan yang sempurna dan tidak memiliki organ respirasi maupun sistem sirkulasi.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 3. Platyhelminthes.memiliki sistem saraf yang sederhana berupa jaringan saraf yang tersebar.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 4. Organ ekskreasi Platyhelminthes berupa ginjal primitif (protonefridia) yang disebut sel api atau sel obor. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Organ ini berfungsi menjaga keseimbangan ion dan air, serta membuang sisa-sisa hasil metabolisme.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 5. Reproduksi cacing Platyhelminthes bersifat hermafrodit simultan.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 6. Daur hidup cacing Platyhelminthes umumnya melalui stadium larva. Larva Muller adalah larva cicing pipih yang hidup bebas di laut, sedangkan mirasidium dan serkaria adalah larva-larva cacing pipih yang hidupnya parasitik.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 7. Sebagian besar cacing Platyhelminthes yang hidup bebas (kelas Turbellaria) berhabitat lautan, beberapa spesies hidup di perairan tawar, dan hanya sedikit spesies yang hidup di daratan.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 8. Epidermis tubuh cacing pita (kelas Cestoda) disebut tegumen, skoleks yang penuh dengan kait dan batil isap berada di bagian anterior dan rangkaian proglotid di bagian belakangnya. Dalam daur hidupnya, cacing pita ini umumnya memerlukan 2 macam inang : inang utama dan inang perantara.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 9. Cacing Platyhelminthes dari kelas Trematoda terbagi menjadi dua kelompok besar : Monogenea dan Digenea. Cacing Monogenea adalah cacing ektoparasit yang tidak membutuhkan inang antara dalam daur hidupnya, sedangkan cacing Digenea adalah cacing endoparasit yang membutuhkan inang perantara sebelum mencapai inang utama.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 10. Cacing Platyhelminthes yang bersifat parasitik (Cestoda dan Trematoda) menjadi penyebab penyakit yang ganas pada ternak dan manusia, dan berdampak kerugian ekonomi yang cukup besar.</span></strong></p>
<p><span style="color:#00ffff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ffff;">Acoelomata Minor; Mesozoa, Gnathostomulida, dan Rhynchocoela</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> l. Mesozoa adalah kelompok hewan bersel banyak yang dalam klasifikasi ditempatkan antara Protista dan Platyhelminthes (Metazoa). Setiap sel tubuh Mesozoa memunculkan dua atau lebih silia.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 2. Lapisan lembaga, sistem digesti, sistem sirkulasi, sistem respirasi, ataupun system saraf, tidak dipunyai oleh Mesozoa.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 3. Semua anggota kelompok hewan Mesozoa hidupnya parasitik terhadap hewan avertebrata laut lainnya.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 4. Daur hidup Mesozoa dari filum Orthonectida melalui stadium plasmodia (bentuk amoeba), sedangkan Mesozoa dari filum Rhombozoa melalui stadium nematogen (bentuk cacing). Hewan Orthonectida melakukan reproduksi secara diesis, sedangkan hewan Rhombozoa adalah hermafrodit simultan.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 5. Hewan dari filum Gnathostomulida melakukan reproduksi secara hermafrodit dan pada filum ini tidak dikenal adanya stadium larva.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 6. Rhynchocoela bertubuh pipih dorsovental, tak bersegmen, dan memanjang seperti cacing pita. Mereka sudah memiliki sistem digesti yang sempurna, sistem sirkulasi yang sejati, dan melakukan respirasi dengan cara difusi.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 7. Rongga tubuh Rhynchocoela dipenuhi oleh sel-sel mesoderm yang membentuk jaringan parenkim; yang tersisa hanyalatr rongga tubuh di bagian anterior yang disebut rinkosel.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 8. Rhynchocoela umumnya melakukan reproduksi secara seksual (diesis atau hermafrodit). Larvanya disebut pilidium.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Pseudocoelomata: Nematoda</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Nematoda merupakan salah satu anggota pseudocoelomata yang rongga badannya berupa pseudosol. Nematoda yang hidup bebas sebagian besar hidup di laut, perairan tawar, dan di tanah. Bentuk badan yang silindris merupakan adaptasi terhadap lingkungannya, khususnya bagi nematoda yang hidup di sedimen, dan spesies teresfrial yang hidup di lapisan tipis air sekeliling partikel tanah. Sebagian besar nematode merupakan spesies parasit yang penting, misalnya cacing Ancylostoma, Ascaris, Trichinella, dan Trichuris. Bentuk badan yang silindris dengan otot dinding badan longitudinal, kutikula yang elastik, dan tekanan hidrostatik cairan pseudosoelom sangat membantu menimbulkan gerakan undulatori sehingga memudatrkan bergerak bagi nematoda. Perilaku makan pada nematoda melibatkan gerakan otot faring untuk menelan. Gigi atau stilet umumnya terdapat pada nematoda yang karnivor dan nematoda pemakan tumbuhan (herbivor). Sebagian besar nematoda bersifat diesis, fertilisasinya internal, beberapa ada yang hermafrodit dan reproduksinya dengan cara partenogenesis.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Pseudocoelomata Minor</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Rotifera adalah termasuk pseudocoelomata yang berukuran mikroskopis. Sebagian besar hidup di perairan tawar, hidup bebas dan ada yang parasit pada avertebrata’ Pada ujung anterior terdapat sekelompok silia yang tersusun dalam lingkaran (korona). Alat pencernaannya yaitu faring mengalami modifikasi sebagai penggiling makanan. Alat kelamin jantan dan betina terpisah, reproduksinya dapat secara seksual dan partenogenesis. Secara partenogenesis, individu betina menghasilkan telur yang dorman Nematomorpha adalah kelompok pseudocoelomata yang secara morfologis mirip dengan nematoda. Bentuk tubuh cacing ini silindris panjang, berukuran makroskopis dengan panjang mencapai 1 m dan lebar tubuhnya kurang dari 1 mm. Secara internal cacing ini pada yang dewasa maupun dewasa muda tidak mempunyai sistem ekskretori, dan nutrisinya hanya diperlukan pada saat berada di dalam tubuh hospes (arthropoda) yaitu dengan absorpsi langsung melalui dinding tubuh, otot dinding tubuhnya hanya mempunyai otot longitudinal. Individu anggota filum Nematomorpha bersifat diesis dan fertili sasinya internal.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Acanthocephala merupakan salah satu kelompok aschelminthes yang semua anggotanya hidup sebagai endoparasit yang memerlukan dua hospes dalam daur ‘hidupnya. Stadium dewasa muda hidup sebagai parasit pada crustasea dan insekta, sedangkan stadium dewasanya hidup di dalam saluran pencernaan vertebrata, khususnya ikan . Pada yang dewasa, tubuhnya dibedakan menjadi tiga bagian yaitu : probosis, leher, dan badan. Tubuh pada umumnya berukuran kecil yaitu hanya mencapai beberapa cm. Individunya bersifat diesis, organ kelamin jantan dan betina terpisah. Reproduksinya dengan cara seksual (kopulasi), dan fertilisasinya internal. Pada umumnya acanthocephala tidak mempunyai sistem ekskretori yang khusus, dinding tubuhnya tidak dilapisi oleh kutikula, dan mempunyai otot sirkular dan longitudinal, sistem sirkulasinya dengan sistem saluran lakuna.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Coelomata (Protostomia): Mollusca</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Hewan Mollusca memiliki tubuh yang lunak, bercangkang atau tidak dan diselaputi lendir. Kaki Mollusca terletak di ventral dan dilengkapi otot yang kuat. Bagian anterior tubuh bermodifikasi menjadi kepala. Saluran pencernaan pendek dan terpilin. Sistem sirkulasi tertutup. Sistem ekskresi terdiri atas I &#8211; 7 pasang nepridia. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Sistem syaraf terdiri atas pasangan serebral, pleural, pedal, dan ganglion viseral. Mollusca bernafas dengan insang atau paru-paru. Reproduksinya monoesis, dioesis atau hermaprodit dengan fertilisasi internal/eksternal. Larva bila ada umumnya berbentuk trokofor. Mollusca hidup pada habitat yang beragam di laut, air payau atau terestrial di air tawar atau daratan. Filum Mollusca dibagi menjadi kelas Monoplacophora, Aplacophora, Polyplacophora, Scaphopoda, Gastropoda, Pelecypoda, dan Cephalopoda. Pembagian tersebuterutama didasarkan pada cangkang dan kaki. Kelas Monoplacophora merupakan Mollusca purba dengan cangkang tunggal berbentuk kerucut. </span><span style="color:#00ffff;">Kelas Aplacophora berbentuk seperti cacing tanpa cangkang, dibagi menjadi ordo Neomenioidea dan Chaetodermatoidea berdasarkan kaki dan sistem reproduksi. Kelas Polyplacophora merupakan Mollusca dengan jumlah cangkang delapan buah, berdasarkan susunan cangkang dibagi menjadi ordo Lepidopleurida dan Chitonida.</span></strong></p>
<p><span style="color:#00ffff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ffff;">Kelas Scapophoda memiliki satu cangkang berbentuk tanduk. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Ketiga kelas dari’ Mollusca tersebut seluruhnya hidup di laut. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Kelas Gastropoda merupakan Mollusca yang memiliki cangkang tunggal dengan bentuk beragam. Gastropoda dibagi menjadi subkelas Prosobranchia (3 ordo), Opisthobranchia (8 ordo), dan Pulmonata (2 ordo) berdasarkan alat pernafasannya, sedangkan pembagian ke dalam ordo terutama didasarkan pada insang, cangkang, dan letak mata. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Gastropoda hidup pada berbagai habitat di laut, air payau, air tawar dan daratan. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Kelas Pelecypoda memiliki sepasang cangkang dengan kaki berbentuk seperti kapak. Pembagian kedalam subkelas Palaeotaxodonta (1 ordo), Cryptodonta (1 ordo), Pteriomorpha (2 ordo), Paleoheterodonta (2 ordo), Heterodonta (3 ordo), dan Anomalodesmata (1 ordo) terutama didasarkan pada gigi engsel, sedangkan pembagian ke dalam ordo pada umumnya didasarkan pada otot adduktor, insang, dan sifon. Pelecypoda hidup di perairan laut, payau, dan tawar. Kelas Cephalopoda dicirikan dengan letak kaki di kepala. Cephalopoda dibagi subkelas Nautiloidea, Ammonoidea, dan Coleoidea (5 ordo). Pembagian ke dalam subkelas didasarkan pada ada tidaknya cangkang dan jumlah lengan, sedangkan pembagian ke dalam ordo terutama didasarkan pada letak cangkang dan anatomi mata. Cephalopoda seluruhnya hidup di laut.</span></strong></p>
<p><span style="color:#00ffff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ffff;">Coelomata (hotostomia): Annelida</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Filum Annelida merupakan cacing selomata berbentuk gelang yang memiliki tubuh memanjang, simeffi bilatiral, bersegmen, dan permukaannya dilapisi kutikula. Dinding tubuh dilengkapi otot. Memiliki prostomium dan sistem sirkulasi. Saluran pencernaan lengkap. Sistem ekskresi sepasang nephridia di setiap segmen. Sistem syaraf tangga tali. Sisiernrespirasi terdaput puda epidermis. Reproduksi monoesis atau diesis dan larvanya trokofor/veliger. Kebanyut un cacing Annelida hidup akuatik di laut dan terestrial di air tawar atau darat.Filum Annelida dibagi menjadi kelas Polychaeta, Oligochaeta, Archiannelida, dan Hirudinea. pembagian ke dalam kelas terutama didasarkan pada segmentasi tubuh. seta, parapodium, sistem sirkulasi, ada tidaknya batil isap, dan sistem reproduksi’ Kelas iotyct aetu dibagi menjadi kelompok Errantia dan Sedentaria didasarkan pada kesempurnaan bentuk parapodium, siri, ada tidaknya rahang, probosis, bentuk segmen’ aan letat insang. Kelas Oligochaeta dibagi menjadi ordo Plesiopora, Prosotheca, Prosopora, dan Opisthopora berdasarkan alat ekskresi, letak gonofor, dan letak spermateka. Kelas girudinea dibagi menjadi ordo Acanthobdellida, Rhynchobdellida, dnathobdellida, dan Erpobdellida berdasarkan ada tidaknya batil isap dan probosis, serta septum pada segmen tubuh.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Arthropoda</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Arthropoda merupakan filum yang memiliki jumlah anggota yang terbanyak, yaitu 75% dari hewan yang telah diketahui sampai saat ini. Dapat ditemukan di setiap ekosistem yang ada di bumi. Tubuhnya memiliki segmen yang disebut tagmatisasi, pada insekta dan crustacean memiliki tiga tagma yang telah terpisah: kepala, dada, dan perut. Tubuh dilapisi oleh kutikula yang mengandung khitin. Jumlah anggota tubuh’(alat gerak) sangat bervariasi tergantung pada kelasnya.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Coelomata Minor</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Tardigrada dan Onychophora merupakan filum peralihan antara Annelida dengan Arthropoda. Tubuh dilapisi oleh khitin yang secara periodik mengelupas. Rongga tubuh utama berupa hemocoel. Memiliki anggota gerak (kaki), pada Tardigrada berjumlah 4 pasang, sedangkan pada Onychopora 20 pasang. Tardigrada memiliki kemampuan cryptobiosis, yaitu kemampuan untuk mempertahankan diri dalam lingkungan yang ekstrim, misalnya suhu yang dingin atau kekeringan. Lophophora yang beranggotakan tiga filum (Phoronida, Brachiopoda, dan Bryozoa) memiliki circumoral dan terdapat tentakel di sekitarnya, anus terletak di luar lingkaran mulut tersebut. Sedangkan pada Entoprocta, anus terletak di dalam lingkaran tentakel tersebut. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Sebagian besar anggota Lophophora dan Entoprocta hidup sesil menempel pada substrat. </span></strong><strong><span style="color:#00ffff;">Mengambil makanan dengan cara menyaring air atau endapan yang melalui tentakel. Filum Echiura dan Sipuncula berbentuk seperti cacing (vermiform), hidup menetap (sesil) di dasar laut dengan membuat lubang. Cara makan hewan ini dengan menyaring detritus atau deposit yang ada disekitarnya</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Coelomata (Deuterostomia): Echinoderma</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 1. Kelompok Echinodermata memiliki tiga karakteristik yang paling menonjol, yaitu: tubuh yang simetri radial pentamerus, osikel-osikel berkapur (calcareous osicles), sistem peredaran-air (water vascular system).</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 2. Filum Echinodermata terbagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas Asteroidea, kelas Ophiuroidea, kelas Echinoidea, kelas Holothuroidea, dan kelas Crinoidea.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 3. Perbedaan ophiuroid dengan asteroid adalah: (1) pada ophiuroid lengan tidak menyatu dengan cakram pusat, (2) struktur lengan lebih padat, (3) tidak memiliki celah ambulakral, papula maupun pediselaria, serta (4) madreporit terletak pada pemukaan oral tubuh.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 4. Kelompok Echinoidea memiliki struktur khusus yaitu lentera Aristoteles, yang digunakan sebagai alat kunyah.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 5. Kelompok Holothuroidea memiliki kemampuan mengeluarkan organ Tubules of Cuvier sebagai fenomena pertahanan. Selain itu Holothuroidea mampu mengeluarkan organ dalam yang dikenal dengan istilah eviserasi.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 6. Krinoid terdiri atas lili laut yang sesil, dan bintang bulu yang hidup bebas. Tubuh krinoid memiliki ciri khas yaitu dengan adanya mahkota pentamerus dan kaliks.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 7. Sebagian besar Holothuroidea memiliki kemampuan regenerasi yang tinggi.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> Coelomata (Deuterostomia):minor</span></strong></p>
<p><span style="color:#00ffff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ffff;">1. Hemichordata tidak memiliki notochord, tetapi memiliki dua karakteristik kelompok chordata, yaitu: celah insang (pharyngeal gill slits) dan jalinan syaraf (nerve cord) di daerah dorsal.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 2. Filum Hemichordata terbagi menjadi dua kelas yaitu: kelas Enteropneusta dan Fterobranchia.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 3. Kelompok hewan dalam kelas Enteropneusta dan Pterobranchia memiliki persamaan dalam pembagian tubuh yaitu terdiri atas 3 bagian: bagian kepala (head/anterior), bagian leher (collar), dan bagian batang tubuh (trunk).</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 4. Hewan dalam kelas Enteropneusta bersifat diesis dengan fertilisasi eksternal, sedangkan koloni dalam kelas Pterobranchia bersifat diesis dengan fertilisasi internal.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 5. Tubuh Chaetognatha (cacing panah) terdiri atas kepala, batang tubuh, dan ekor. Kepala memiliki duri pencengkeram (grasping spines) untuk menangkap mangsa.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 6. Chaetognatha bersifat hermafrodit, dan fertilisasi dilakukan secara internal.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 7. Filum Pogonophora terdiri atas dua kelompok, pogonophora perviate dan pogonophora obdurate (vestimentiferan) yang dapat dibedakan dari ujung anterior yaitu tentakel. Tentakel-tentakel vestimentiferan tumbuh bergabung dan mengelilingi suatu struktur obturakula, sedangkan tentakel pada perviate tidak bergabung dan tumbuh di bagian lobus sefalik (cephalic lobe).</span></strong></p>
<p><span style="color:#00ffff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ffff;">Chordata Nonvertebrata</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 1. Chordata nonvertebrata memiliki tiga karakterisrtik hewan insang, jaringan syaraf dorsal, dan notochord. vertebrata, yaitu: celah</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 2. Filum Chordata nonvertebrata terdiri atas subfilum Urochordata dan Cephalochordata.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 3. Subfilum Urochordata terdiri atas 3 kelas yaitu: Ascidiacea yang bersifat bentik, Larvacea, dan Thaliacea yang bersifat planktonik.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> </span><span style="color:#00ffff;">4. Cephalochordata secara kolektif dikenal sebagai lanselet dan secara individual dikenal sebagai amphioxus.</span><span style="color:#00ffff;"><br />
</span><span style="color:#00ffff;"> 5. Amphioxus merupakan peralihan antara avertebrata dan vertebrata, dan memiliki notochord berbentuk sel-sel cakram yang memanjang dari ujung ekor hingga rostrum.</span></strong></p>
<p><span style="color:#00ffff;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#00ffff;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/106/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=106&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/23/mengupas-hewan-avertebrata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TEORI ATOM</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/22/teori-atom/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/22/teori-atom/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 10:23:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[FISIKA]]></category>
		<category><![CDATA[ipa]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Model atom Dalton Atom adalah bagian terkecil suatu unsur yang tidak dapat dibagi-bagi lagi Atom suatu unsur semuanya sama, dan tidk dapat berubah menjadi atom unsur lain. Dua atom atau lebih dapat membentuk suatu molekul ( H20, H2SO4) Pada reaksi kimia atom-atomberpisah kemudian bergabung lagi dengan susunan yang berbeda dari semula. Pada reaksi kimia atom-atom [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=100&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ff0000;">Model atom Dalton<br />
Atom adalah bagian terkecil suatu unsur yang tidak dapat dibagi-bagi lagi<br />
Atom suatu unsur semuanya sama, dan tidk dapat berubah menjadi atom unsur lain.<br />
Dua atom atau lebih dapat membentuk suatu molekul ( H20, H2SO4)<br />
Pada reaksi kimia atom-atomberpisah kemudian bergabung lagi dengan susunan yang berbeda dari semula.<br />
Pada reaksi kimia atom-atom bergabung dengan perbandingan tertentu yang sederhana.</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Model Atom Thomson<br />
Teori ini sudah berdasarkan eksperimen di lab.<br />
Elektron ( negatif) adalah bagian terkecil dari atom<br />
Atom juga mengandung muatan positif ( proton<br />
Atom berbentuk bola padat dengan muatan positif dan negatif tersebar di seluruh bagian permukaan atom<br />
Atom secara keseluruhan netral ( seperti kismis)<br />
Percobaan  tabung lucutan untuk memperoleh  e/m :<br />
Ep listrik = Ek<br />
e.V     =  ½ mv2<br />
Percobaan Millikan<br />
Prcobaan tetes minyak oleh millikan<br />
didapat :<br />
e/m = 1,758803 x 1011<br />
e = 1,6 x 10 – 19 C<br />
m = 9,109543 x 10 – 31 kg<br />
3.  Model atom Rutherford<br />
1. semua muatan positif dan sebagian massa atom berkumpul pada suatu titik  inti, inti bermuatan positif.<br />
2. Inti dikelilingi oleh elektron-elektron pada jarak yang retatif jauh. Elektron berputar pada lintasan-lintasan seperti planet-planet mengelilingi matahari  dalam tatasurya.<br />
3. Secara keseluruhan atom netral ( jml muatan (+) = jml muatan negatif (-) )<br />
4. Dalam reaksi kimia elektron terluar saja yang mengalami perubahan</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><span id="more-100"></span>Kelemahan model atom Rutherford<br />
Tidak dapat menjelaskan menjelaskan kestabilan Inti<br />
tidak dapat menjelaskan spektrum atom H, menurut Rutherford spaktrum atom H adalah kontinu, padahal kenyataannya adalah spektrum garis. </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Deret spektrum atom Hidrogen :<br />
Gas hidrogen ditempatkan dalam tabung lucutan kemudian dipasang beda potensial tinggi sehingga terdapat lucutan muatan listrik gas hidrogen bercahaya dan memancarkan cahaya merah kebiru-biruan.Dianalisa dengan spektrograf nampak deret-deret spektrum garis.Panjang gelombang spektrum garis atom H dinyatakan dengan :</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">R   = konstanta Rydberg<br />
= 1,097 x 107 m – 1<br />
nA  = lintasan yang dituju<br />
nB  = lintasan asal elektron ( nB &gt; nA) </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Deret  seret tersebut meliputi :<br />
deret Lyman berupa deret ultra ungu,  didapat jika nA = 1, nB &gt;1<br />
deret   berupa deret cahaya tampak , didapat jika nA = 2, nB &gt;2<br />
deret Paschen berupa deret infra merah I, didapat jika nA = 3, nB &gt;3<br />
deret Brachett berupa deret infra merah II, didapat jika nA = 4, nB &gt;4<br />
deret Pfund berupa deret infra merah III , didapat jika nA = 5, nB &gt;5<br />
dari deret deret tersebut tiap deret akan didapat :<br />
panjang gelombang () terpanjang jika nA =1<br />
panjang gelombang () terpendek jika nB = </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Model Atom Bohr<br />
Dengan pendekatan Teori kuantum , bahwa elektron dengan massa m ,muatan –e bergerak dengan kelajuan v dalam suatu orbit stasioner lingkaran dengan jari-jari r mengitari sebuah inti atom  akan mempunyai :</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> dan , maka energi total elektron pada lintasan tersebut adalah E total (energi mekanik)  = Ep + Ek</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Jari jari atom hidrogen  (ao) ( jari-jari Bohr) pada lntasan dasar ( n = 1) adalah </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Jari-jari orbit stasioner ke n adalah </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Energi elektron pada lintasan n=1    E1 = &#8211; 13,6 eV<br />
Energi kuantisasi atom hidrogen pada lintasan n adalah  :   ,<br />
n = nomer kulit atom.</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Kerjakan  Soal  berikut ini :<br />
Jika terjadi transisi elektron dari n = 5 ke n = 1  dan konstnta  R = 1,097 x 107 m – 1<br />
hitung panjang gelombang yang dipancarkannya.<br />
Termasuk dalam deret apa?</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Garis-garis spektrum Paschen dihasilkan bila dalam atom hidrogen terjadi transisi elektron dari tingkat yang lebih tinggi ke tingkat n = 3. Jika R = 1,097 x 107 m – 1 , hitung panjang terbesar dari deret Paschen .</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Jika konstanta  R = 1,097 x 107 m – 1  hitung panjang gelombang<br />
terpanjang dari deret Balmer<br />
terpendek dari deret Balmer</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Energi elektron atom hidrogen pada lintasan dasar adalah E. Energi maksimum foton yang dipancarkan atom hidrogen berdasarkan deret Balmer adalah &#8230;&#8230;.E</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Dalam model atom Bohr energi yang dibutuhkan oleh elektron hidrogen untuk pindah dari orbit dengan bilangan kuantum 1 ke 3 adalah &#8230;. ( energi dasar  =  &#8211; 13,6 eV)</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Jika energi pada tingkat dasar ( n = 1)  = &#8211; 13,6 eV , maka berapa besar energi yang diserap atom hidrogen ketika elektron atom hidrogen tereksitasi dari tingkat dasar ke kulit N ( n = 4) </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Model atom menurut Mekanika Kuantum :</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Postulat Bohr :<br />
Elektron yang mengelilingi inti mempunyai momentu sudut yang besarnya  :<br />
, elektron yang merupakan partikel  juga dianggap sebagai gelombang.</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Gb. Hal 59 Bob Foster 3B (8.23 c)<br />
Seluruh keadaan stasioner dari elektron dianalogikan sebagai dengan keadaan keadaan gelombang stasioner yang memiliki panjang gelombang dan momentum sudut.<br />
Atom atom dianggap menyerupai kulit genderang yang bergetar dengan model-model getaran diskret. ( tidak seperti susunan tata surya)<br />
Dalam gelombang stasioner, frekuensi   resonansi tertentu terjadi jika                 ,<br />
L = panjang senar<br />
= panjang gelombang getaran.<br />
n = nilangan bulat positif<br />
Jadi keliling lingkaran orbit sebagai n Panjang gelombang elektron.<br />
,<br />
n = 1,2,3,4, &#8230;..<br />
r = jari-jari orbit</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Dengan memasukkan panjang gelombang de Broglie dari elektron</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Jadi </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Keadaan gelombang stasioner elektron dapat menyatakan kuantisasi momentum sudut elektron dalam atom. ( postulat kuantisasi elektron Bohr menjadi kenyataan)</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Percobaan Difraksi Elektron<br />
Elektron dipercepat oleh tegangan pemercepat V, maka panjang gelombang de Broglie dapat dinyatakan :</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Tegangan V dapat memberikan energi potensial listrik sebesar eV pada elektron, kemudian eV elektron diubah menjadi energi kinetik elektron sehinggadiperoleh :</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"> = panjang gelombang de Broglie<br />
h = konstantan Planck = 6,6 x 10 – 34 J.s<br />
V = tegangan pemercepat<br />
m = 9,1 x 10 – 31 kg<br />
e = 1,6 x 10 – 19 C</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Bilangan Kuantum :</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Dalam model atom Bohr untuk menetapkan keadaan stasioner hanya diperlukan satu bilangan kuantum yaitu bilangan kuantum utama (n)</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Model atom Mekanika Kuantum<br />
Untuk menetapkan keadaan stasioner elektron diperlukan empat bilangan kuantum adalah :</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Bilangan kuantum utama (n)<br />
Bilangan kuantum orbital (l)<br />
Bilangan kuantum magnetik (ml )<br />
Bilangan kuantum spin (ms) .</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Bilangan kuantum Utama (n)<br />
menentukan energi total elektron, yaitu yang selalu konstan.<br />
Menyatakan kulit dimana elektron berada .<br />
Bilangan kuantum utama n = 1   kulit K<br />
Bilangan kuantum utama n = 2   kulit L<br />
Bilangan kuantum utama n = 3   kulit M<br />
Bilangan kuantum utama n = 4   kulit N<br />
Bilangan kuantum utama n = 5   kulit O<br />
Bilangan kuantum utama n = 6  kulit P</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Bilangan Kuntum Orbital (l) ( bilangan kuantum Azimut)<br />
- Menentukan besar momentum sudut elektron (L)  vektor  kaidah tangan kanan<br />
- menyatakan sub kulit ( s,p,d,f,g,h, . . ..) tempat elektron berada dan bentuk orbital.<br />
l = 0,1,2,3, . . . .  ( n &#8211; 1)<br />
Momentum sudut  ; &#8230;&#8230;&#8230;<br />
Sub kulit s (sharp)   l = 0<br />
Sub kulit p (princilpe)  l = 1<br />
Sub kulit d (diffuse)  l = 2<br />
Sub kulit f ( fundamental)  l = 3<br />
Sub kulit g                          l = 4<br />
Sub kulit h                          l = 5,  dst.</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Bilangan Kuantum Magnetik (ml )<br />
menentukan arah momentum sudut . Besarnya ditentukan oleh l<br />
jadi ml = -l, &#8230;..0, &#8230;.+l<br />
Contoh :<br />
Untuk sub kulit s , maka l = 0<br />
ml = 0 </span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Untuk sub kulit d , maka l = 2<br />
ml = -2, -1, 0, 1, 2</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Bilangan Kuantum Spin (ms)<br />
Menurut Dirac , spin elektron dapat ditunjukkan oleh bilangan kuantum ms<br />
Ms = ± ½</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Rangkuman :</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Nama	notasi	Nilai yang diperbolehkan<br />
Bilangan kuantum utama	n	1,2,3,&#8230;<br />
Bilangan kuantum orbital	l	0,1,2,&#8230;..( n – 1)<br />
Bilangan kuantum magnetik	ml	-l, &#8230;..0, &#8230;.+l<br />
Bilangan kuantum spin	ms	- ½ , + ½ </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=100&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/22/teori-atom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saiank Ai jeyeg</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/15/saiank-ai-jeyeg/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/15/saiank-ai-jeyeg/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 08:16:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[CINTA]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan terindah]]></category>
		<category><![CDATA[kasih syank]]></category>
		<category><![CDATA[putri sayank randa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Ak msh cyank m u ai&#8230; Knpa c cmua.na kug jdi keag gni??? Knp u nggantung ak keag gni?? Knp u g ndang cepet kash keputusan k ak?? Ak cyang bgd m u ai?? Haduh ..ak itu pengen nyapa u?? Py knpa u cuek banged m q.. U ud g peduli m ak??? Hua.. ak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=97&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#00ffff;">Ak msh cyank m u ai&#8230;<br />
Knpa c cmua.na kug jdi keag gni???<br />
Knp u nggantung ak keag gni??<br />
Knp u g ndang cepet kash keputusan k ak??<br />
Ak cyang bgd m u ai??<br />
Haduh ..ak itu pengen nyapa u??<br />
Py knpa u cuek banged m q..<br />
U ud g peduli m ak???<br />
Hua.. ak pengen nangiz..<br />
Py gmna???<br />
Ak tkut..<br />
Skaligus malu..<br />
Ak tkut lug ak nyapa nanti u cuekin ak..<br />
Cegek la’an ak&#8230;<br />
Ai&#8230;<br />
Apakh g ada lagi ruang di hati u buad ak??<br />
Apakah u emg ud g cyank lagi m ak??<br />
Jwb ai..<br />
Aku binggung dengan cmua ini..<br />
Ak terlanjur ngasihin cyank q k u&#8230;<br />
Ak g bsa hapus rasa cyank ini gtu aj&#8230;<br />
Ak tyuz aja nganggep u sbgai cow q..<br />
Walaupun u ud tak anggep ak lge..<br />
Ak cyank m u ai&#8230;.<br />
Ak bner-bener cynk m u&#8230;.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=97&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2010/05/15/saiank-ai-jeyeg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah beda CINTA dengan SAYANG itu?</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2009/12/12/apakah-beda-cinta-dengan-sayang-itu/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2009/12/12/apakah-beda-cinta-dengan-sayang-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 13:02:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[CINTA]]></category>
		<category><![CDATA[KEBAHAGIAAN]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Apakah sebenarnya arti cinta itu? kenapa begitu banyak orang yang mengatakan cinta itu indah? apakah antara cinta dan sayang itu sama? ataukah malah ada perbedaannya? Zaman sekarang banyak sekali orang yang telah menggunakan kata “cinta”. Orang dewasa, para remaja bahkan anak kecil pun sudah tak asing lagi dengan kata tersebut. Cinta adalah sebuah perasaan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=91&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ff00ff;">Apakah sebenarnya arti cinta itu? kenapa begitu banyak orang yang mengatakan cinta itu indah? apakah antara cinta dan sayang itu sama? ataukah malah ada perbedaannya?</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Zaman sekarang banyak sekali orang yang telah menggunakan kata “cinta”. Orang dewasa, para remaja bahkan anak kecil pun sudah tak asing lagi dengan kata tersebut. Cinta adalah sebuah perasaan yang tidak bisa dikatakan dengan kata-kata. Cinta itu begitu indah, tetapi keindahan cinta ini hanya bisa di rasakan oleh orang yang benar – benar mencintai kekasihnya dengan sepenuh hati.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Kenapa saya bicara seperti itu? Itu karena sekarang ini banyak sekali orang yang menyatakan cinta itu untuk mempermainkan kekasihnya sendiri atau bahkan mereka Cuma ingin bernafsu saja pada sang kekasih. Cinta dan sayang adalah suatu perbedaan yang sangat jauh sekali artinya. Tetapi banyak orang yang menganggap hal itu sama.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Ketika cinta itu tumbuh pada seseorang pasti orang itu telah benar – benar sayang pada sang kekasih. Tetapi beda lagi kalau orang tersebut ngombal. Hehehehe&#8230;mereka itu para buaya darat.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Sedangkan sayang itu tumbuh karena adanya pendekatan, kepercayaan dan perasaan nyaman ketika dekat dengan sang kekasih. Sayang itu tidak hanya bisa di ucapkan pada sang kekasih saja tetapi juga bisa dengan orang tua sekaligus teman.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Jadi kesimpulannya cinta itu hanya dapat diberikan pada satu orang saja dimana orang itu adalah orang yang kita sayang sepenuh hati. Sedangkan sayang itu sendiri bisa diberikan kepada seseorang walaupun kita tak mencintai orang tersebut. Kita sebaiknya hidup dengan adanya saling kasih sayang antar sesama supaya dalam hidup kita merasa dilindungi dan melindungi serta selalu bahagia tanpa ada beban sedikitpun.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=91&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2009/12/12/apakah-beda-cinta-dengan-sayang-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Protokol TCP/IP</title>
		<link>http://poe3lucky.wordpress.com/2009/12/12/protokol-tcpip/</link>
		<comments>http://poe3lucky.wordpress.com/2009/12/12/protokol-tcpip/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 12:40:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poe3 caiank ai jeyeg</dc:creator>
				<category><![CDATA[ipa]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan komputer]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[protocol]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[protokol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poe3lucky.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Apakah yang dimaksud dengan protocol TCP/IP itu? Pentingkah mempelajari materi ini? Ayo kita bersama &#8211; sama akan mengulas satu persatu tentang rahasia di dalam protokol TCP ini. (hehehe..kayak entertainment aja diulas satu – satu.tapi gak papa kan? Ini kan juga ilmu pengetahuan.) Protokol adalah perangkat lunak yang menghubungkan antara computer yang satu dengan yang lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=87&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#00ff00;">Apakah yang dimaksud dengan protocol TCP/IP itu? Pentingkah mempelajari materi ini? Ayo kita bersama &#8211; sama akan mengulas satu persatu tentang rahasia di dalam protokol TCP ini. (hehehe..kayak entertainment aja diulas satu – satu.tapi gak papa kan? Ini kan juga ilmu pengetahuan.)</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Protokol adalah perangkat lunak yang menghubungkan antara computer yang satu dengan yang lain dalam sebuah jaringan sehingga dapat melakukan sebuah komunikasi data.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Fungsi protocol dapat dibedakan menjadi dua yaitu :</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ff00;">Fungsi umum : fungsi umum protocol dapat dilihat dari definisi protocol itu sendiri, yaitu penghubung komunikasi data sehingga terjadi komunikasi data.</span></li>
<li><span style="color:#00ff00;">Fungsi khusus : fungsi khusus ini dapat dibedakan menjadi enam bagian, yaitu:</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ff00;">a.   Fragmentasi dan Re-assembly</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pembagian informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data dari sisi pengirim. Jika telah sampai di penerima, paket data tersebut akan digabungkan menjadi paket berita yang lengkap.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">b.Enkapsulasi</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Enkapsulasi (Encaptulation) adalah proses pengiriman data yang dilengkapi dengan alamat, kode-kode koreksi, dan lain-lain.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">c.Kontrol Konektivitas</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Membangun hubungan komunikasi berupa pengiriman data dan mengakhiri hubungan dari pengirim ke penerima.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">d.Flow Control</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Fungsi dari Flow Control adalah sebagai pengatur jalannya data dari pengirim ke penerima.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">e.Error Control</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Tugasnya adalah mengontrol terjadinya kesalahan sewaktu data   dikirimkan.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;"><span id="more-87"></span>f.Pelayanan Transmisi</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Fungsinya adalah memberikan pelayanan komunikasi data yang berhubungan dengan prioritas dan keamanan data.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Itulah tadi sebagian pengenalan kita terhadap materi Protokol TCP/IP. Sekarang kita akan bahas macam –macam Protokol TCP/IP.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Macam-macam Protokol TCP/IP ada banyak jumlahnya,tetapi jenis protocol yang sering digunakan antara lain:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ff00;">NetBeui Frame Protocol</span></li>
<li><span style="color:#00ff00;">NetBIOS</span></li>
<li><span style="color:#00ff00;">NWLink</span></li>
<li><span style="color:#00ff00;">IPX/SPX</span></li>
<li><span style="color:#00ff00;">TCP/IP</span></li>
<li><span style="color:#00ff00;">Subnet mask</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ff00;">Dari keenam jenis protocol tersebut yang paling sering digunakan adalah Protocol TCP/IP. Hal ini dikarenakan pemakaian yang sangat mudah . Sedangkan TCP/IP ini sendiri merupakan kumpulan protokol yang masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu (protokol yang satu tidak perlu mengetahui cara kerja protokol lainnya dalam proses pengiriman dan penerimaan data).</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Sekarang mari kita pahami bersama bagaimana cara membangun sebuah jaringan computer? Langkah – langkahnya adalah :</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ff00;">Siapkan kabel UTP, panjang kabel disesuaikan kebutuhan</span></li>
<li><span style="color:#00ff00;">Siapkan konektor RJ45</span></li>
<li><span style="color:#00ff00;">Siapkan Climing Tool</span></li>
<li><span style="color:#00ff00;">Siapkan Network Cable Tester</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ff00;">Urutan kabel UTP-nya :</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#00ff00;">Straight Trought</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#00ff00;">Straight Trought digunakan untuk menghubungkan antara komputer dengan hub atau sebaliknya.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Urutan kabel :</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Ujung kabel 1:                        Ujung kabel 2:</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 1 : Putih Oranye                Pin 1 : Putih Oranye</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 2 : Oranye                           Pin 2 : Oranye</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 3 : Putih Hijau                   Pin 3 : Putih Hijau</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 4 : Biru                                 Pin 4 : Biru</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 5 : Putih Biru                     Pin 5 : Putih Biru</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 6 : Hijau                              Pin 6 : Hijau</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 7 : Putih Coklat                Pin 7 : Putih Coklat</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 8 : Coklat                            Pin 8 : Coklat</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">2.Cross Over</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Cross Over digunakan untuk menghubungkan antara komputer dengan komputer, atau hub dengan hub.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Urutan kabel :</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Ujung kabel 1:                             Ujung kabel 2:</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 1 : Putih Oranye                  Pin 1 : Putih Hijau</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 2 : Oranye                             Pin 2 : Hijau</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 3 : Putih Hijau                     Pin 3 : Putih Oranye</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 4 : Biru                                   Pin 4 : Biru</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 5 : Putih Biru                       Pin 5 : Putih Biru</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 6 : Hijau                                Pin 6 : Oranye</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 7 : Putih Coklat                  Pin 7 : Putih Coklat</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Pin 8 : Coklat                              Pin 8 : Coklat</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Alamat IP (IP Address)</span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">KELAS</span></td>
<td width="95" valign="top"><span style="color:#00ff00;">OKTET   1</span></td>
<td width="94" valign="top"><span style="color:#00ff00;">OKTET   2</span></td>
<td width="95" valign="top"><span style="color:#00ff00;">OKTET   3</span></td>
<td width="94" valign="top"><span style="color:#00ff00;">OKTET   4</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">A</span></td>
<td width="95" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Network   Id</span></td>
<td width="94" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Host-ID</span></td>
<td width="95" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Host-ID</span></td>
<td width="94" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Host-ID</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">B</span></td>
<td width="95" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Network   Id</span></td>
<td width="94" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Network   Id</span></td>
<td width="95" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Host-ID</span></td>
<td width="94" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Host-ID</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">C</span></td>
<td width="95" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Network   Id</span></td>
<td width="94" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Network   Id</span></td>
<td width="95" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Network   Id</span></td>
<td width="94" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Host-ID</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">D</span></td>
<td colspan="4" rowspan="2" width="378" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Tidak   mengenal Network-ID dan host-ID</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">E</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">KELAS</span></td>
<td width="189" valign="top"><span style="color:#00ff00;">RENTANG   ALAMAT IP</span></td>
<td width="189" valign="top"><span style="color:#00ff00;">KETERANGAN</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">A</span></td>
<td width="189" valign="top"><span style="color:#00ff00;">1.X.X.X   – 126.X.X.X</span></td>
<td rowspan="3" width="189" valign="top"><span style="color:#00ff00;">X adalah nomor host-ID dengan nomor 0 –   255. Alamat 127.x.x.x digunakan untuk loopback</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">B</span></td>
<td width="189" valign="top"><span style="color:#00ff00;">128.0.X.X   – 191.255.X.X</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">C</span></td>
<td width="189" valign="top"><span style="color:#00ff00;">192.0.0.X   – 223.255.255.X</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">D</span></td>
<td rowspan="2" width="189" valign="top"><span style="color:#00ff00;">224.0.0.0.   – 139.255.255.255</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">240.0.0.0   – 255.255.255.255</span></td>
<td rowspan="2" width="189" valign="top"><span style="color:#00ff00;">Dipakai   untuk keperluan eksperimen</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="85" valign="top"><span style="color:#00ff00;">E</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#00ff00;">Nah itu adalah merupakan perkenalan kita dengan Protocol TCP/IP. Sementara itu dulu ya teman-teman. Kapan- kapan kita lanjutkan lagi. Hehehe. Salam manis dari PUTRI..See you&#8230;</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poe3lucky.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poe3lucky.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poe3lucky.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poe3lucky.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poe3lucky.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poe3lucky.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poe3lucky.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poe3lucky.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poe3lucky.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poe3lucky.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poe3lucky.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poe3lucky.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poe3lucky.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poe3lucky.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poe3lucky.wordpress.com&amp;blog=4428276&amp;post=87&amp;subd=poe3lucky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poe3lucky.wordpress.com/2009/12/12/protokol-tcpip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852f93fdde5c1f9d3a74a589dc173786?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">poe3lucky</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
